apaan nih.. waaa.. kapal2an..
grauk grauk.. grosak grosak..
"punya sapa ini mama??"
"buat poko? beneran nih??" lirik-lirik..
"hmmp.. dari dek toby?? mama ketemu dek toby? juga om boaz & tante yuli??"
"makasi yaa..., kata mama bukanya nanti kalau nicho sudah gede.. udah 1 tahun"
(yang terjadi kemudian, ga lama kemudian si kapal sudah meluncur di lantai, gara2 poko nangis2)
Ga kerasa, nicho kecil ku yang lutju sekarang sudah 8 bulan, dia bukan lagi bayi kecil.. kadang2 rasanya ga cocok menyebutnya bayi, tapi lebih tepat anak kecil :) tapi dia tetep bayi ehehehhe.. hanya saja tingkahnya semakin menggoda, menggemaskan, girang dan sangat aktif!! hadooohh.. hehehehe..
Merangkaknya sudah ada kemajuan 1-2 langkah :P giginya akhirnya tumbuh 1/2 di bawah!! wuahahaha.. ada gigi mungil mulai menyembul.. panjangnya minggu lalu 70cm dan beratnya 9.2kg.. walah :O poko2 berat sekali, ditambah gayanya yang aneh2, menggendonya sekarang bisa bikin kebingungan.. tengak tengok sana sini, apalagi kalau liat motor & mobil lewat, bingung kali dia.. matanya mengikuti sampe tu motor/ mobil ilang ditikungan jalan.
makanan? wah, aku cukup senang menyambut bulan ke-8 ini, karena lebih banyak makanan yang bisa dicoba & saatnya berpindah ke bubur saring!! kemaren sudah beli ayam, dibuat kaldu dan disimpan di freezer pake baby-cubes yang kubeli jaman dulu kala.. dagingnya direbus, dicincang kecil2 sebelum di buat bubur.. Lalu apakah nicho suka? huhuhu.. sayangnya tidak :( pas yg pagi, aku coba buatin bubur gasolnya + kaldu (belum beli beras organik), mungkin saja amis + ayamnya berserat2, yang ada di hoek2in sama nicho. Lalu sorenya pake beras organik, aku buat bubur+ayam+wortel, juga diberi sedikit jahe penghilang bau ayam.. lalu disaring, lembut tapi agak padat dibanding makanan nicho biasanya.. tapi nicho juga ga mau, apalagi si nicho sekarang sudah lebih ekspresif, kalau ga mau, tangan kita yang mau suapin di dorong menjauhi mulutnya :( huhuhu.. baru kemudian dia mau setelah bubur saring itu diencerin dengan suleng (susu kaleng bok) huhuhu.. gagal deh niat makan lebih padat.
Entahlah, seperti biasa, teori memang tidak melulu bisa diturutin..semuanya tergantung bayi yang masing2 adalah unik. Kata buku/ internet nih, bayi meskipun belum punya gigi tapi rahangnya kuat (emang iya, aku pernah dicokot), nah dengan rahang itu dia mengunyah.. Tapi kenapa nicho malah hoeeekk.. sepertinya dia cenderung menelan ketimbang kunyah2.. kadang klamut2 seperti mengemut & mengunyah pelan2.. tapi rupanya belum lancar :( Mungkin karena giginya nicho baru saja tumbuh 1, kecenderungannya untuk mengunyah belum tumbuh.. jadilah seperti itu :( Minggu ini suster kupesanin agar nicho tetep makan seperti biasanya, alias ditundalah bubur saringnya.. daripada nicho ga makan, bisa gawat. apalagi aku takut nicho trauma.. wiken ini cukup banyak percobaan yang gagal.. selain bubur, juga yogurt. ga suka asam dia.. jadinya si papa lah yg abisin. Tapi tentu saja aku akan mencoba lagi next time, toh yogurt yang kubeli kadaluarsa 2 bulan lagi :D
seingetku, percobaan transisi makanan dari semi cair ke agak padat ini adalah yang terburuk dalam pengalaman makan nicho. Sebelumnya nicho cukup membanggakan, semua sayuran & buah yang kuberikan dimakannya sampe ludes, gak heran berat badannya naik drastis dalam waktu singkat, mengalahkan temen mainnya si fauzan, anak tetangga yang sering datang kerumah. Jadinya, kegagalan wiken ini kuanggap karena nicho memang belum siap, aku harus menunggu beberapa saat lagi.. Mungkin saja aku yang salah, terlalu bersemangat.. huhuhuhu.. gpp deh, sembari menunggu wiken berikutnya lagi untuk mencoba kembali, nicho 'nyicil' kenalan dengan sayur&buah baru.. diantaranya tofu, asparagus, lobak & wortel untuk minggu ini, buahnya.. dia sudah mencoba anggur, pisang ambon, pepaya hawai (akirnya kutemukan di plaza senayan waktu janjian ketemu dengan bo, yuli & si imut toby :D ). Selain itu masih panjang daftar makanan terutama sayur yang bisa diperkenalkan ke nicho, tapi sabar.. ditambah setiap minggu.. Dan semoga aku sukses menyisipkan sedikit ayam & daging beberapa hari ke depan, karena nicho butuh itu..
...dilema yang lain..
selain cerita indah tentang nicho, bertabur pula cerita yang kadang membuatku kesal.. yayaya, bisa ditebak, masalah klasik yang sering dikeluhkan oleh ibu2 muda, rata2 bekerja dan kadang mengalah karena 'butuh'. ini tentang pengasuhnya nicho. bete, aku merasa kadang dia menciptakan jurang pemisah antara aku dan nicho :( ga rugi memang aku mendapatkannya karena dia tergolong menyayangin nicho, tapi overdosis!! setiap nicho nangis, selalu diambil & jarang memberikanku kesempatan, ujung2nya bisa ditebak.. nicho diduga ketergantungan dengan susternya itu!! Selain itu, karena merasa berpengalaman baik dalam maupun luar negeri , kadangkala suster ini susah dibilangin.. satu hal yang paling aku minta dari dia 'jangan jawab, kalau aku kasitau sesuatu' :( dia juga selalu membela dirinya terlebih dahulu, ketika nicho mengalami sesuatu. Tak jaranglah pecah perang dingin antara aku dan dia, ya ampun..
Misalnya, nicho kena ruam popok (waktu dulu..), langsung saja aku histeris, browsing sana sini, borong beli ini itu.. (termasuk keputusan berpindah ke cloth diapers), termasuk gotong nicho ke dokter (kalau batuk, panas.. ga mau ke dokter, ruam popok langsung go!! karena obatnya kan salep hihihi, ga bakal dikasi antibiotik/ puyer). Keputusanku tidak mengenakan popok sekali pakai lagi setiap siang dan membiarkan nicho pake celana pop saja, ditentangnya :( aku jadi frustasi, belum habis kekesalanku karena nicho kena ruam popok (ih, bintil2nya bikin aku shock banget loh!! histeris banget pokoknya.. gila!). Sempat tawar menawar, kalo dia mau tetep pakein popok sekali pakai, dia harus ganti maksimal 1 jam!! bahkan bi nyuruh dia catat di buku, selain catatan minum susu. Aku jadi mikir saat itu, kenapa harus tawar menawar??? bukannya dia harus mengikuti apa mauku?? tapi semuanya berakir, si suster mau mengikuti kemauanku.. ah andai ga perlu pake bersungut2 di depan, pasti aku ga pake bete.
Aku tau, pekerjaan mengasuh bayi bukanlah mudah, lelah.. aku pun merasakannya waktu sebelum kerja lagi, tulang2ku mau remuk rasanya, apalagi setelah nicho berat seperti sekarang.. Tapi sikap2 yang suka menjawab & kadang membuatku merasa dipisahkan dengan nicho, sering membuatku kecewa. dudulnya lagi, duh.. si suster ini melankolis ga jelas.. coba perhatikan ceritaku berikut ini, siapa yang salah. Misal nih (ini kejadian beneran), jika nicho menangis dan aku berusaha mendiamkannya, dia selalu ambil. suatu hari, aku ga mau kasi nicho ke dia, tentu saja nicho meraung2nya makin kenceng, yg terjadi tuh, si suster malah ikut2an nangis, dia bilang dia ga tega liat nicho nangis, dia ke belakang & terisak2, liat gitu kan aku jadi bete dan merasa bersalah sama dia, kadang pake bilang 'aku mau pulang aja, ga tega', bla bla bla sejenisnya.. jadinya kadang aku kasi si nicho ke dia. Tapi lama2 ancaman2 yang ga jelas itu aku biarkan saja, kalau betul2 dia pergi, itu resikolah.. :( mungkin aku jadi harus cuti & pusing cari suster baru, tapi ya sudahlah, aku sudah capek. sudah berapa kali aku mengalah, memaafkannya saat dia buat kesalahan. Dari yang pertama datang aku ramah, sekarang jadi keluar deh aslinya.
Semalam aku benar2 kesal, nicho menangis di jalan & membuat kami harus parkir di antam (dikira mau kondangan, padahal diemin anak nangis oe..), mungkin juga aku salah & rada egois, aku ga mau kasiin nicho, yang ada nicho ga bisa diam blas. Digendong susternya, diam dia, & aku ga kalah bersungut2 seperti dia biasanya. apalagi pas dia minta tukar, dia yg duduk di belakang dengan nicho, selama ini memang aku yang dibelakang nemenin nicho duduk di car seat nya. Aku ga mau sambil cemberut, yang ada dia nangis2 lagi (kumat!!) & bilang 'kenapa sih ibu selalu menuduh saya bla bla bla, masalahnya anak ini sering sama saya, terbiasa sama saya, kalau ibu ga suka, saya pulang saja, saya berhenti'. Grrr, bayangkan bagaimana rasanya :O Rasanya aku pengen jawab & tak kalah histeris bak film india,.. 'tentu saja!! tentu saja aku selalu ingin bersama anakku!! aku ingin bisa mendiamkannya saat dia menangis, kenapa kamu selalu ambil anakku!!'. Tapi itu hanya ada di film, yang terjadi kemudian aku cuma berkata 'ya sudah, kalau gitu' (menyetujui dia yg duduk di belakang). Nicho aku kembalikan ke dia lagi, sesaat waktu nicho dioper ke aku sambil si suster nangis2 itu, nicho yang sudah tertidur, kembali bangun & histeris.
Sebenernya nicho bisa diem sama aku, tapi memang butuh waktu & aku berpikir karena aku jarang berkesempatan, makanya nicho ga biasa & lama2 cenderung memilih. Sebagian temenku yang juga bekerja & memakai jasa suster/ pengasuh bayinya, pada malam hari si bayi bersama mereka, sedangkan aku.. kadang aku capek, apalagi bi tidak ada bersamaku, padahal lumayan bisa buat gantian gendong nicho kalau malam.. akibatnya dulu kami tidur ber-3, aku, suster & nicho. Tapi sekarang nicho sudah lumayan enak tidurnya, keseringan aku bawa ke kamarku lagi. Masalah ini juga diperburuk karena nicho sudah ga nyusu lagi :( sejak produksi terus menurun, nicho sering ngomel2.. karena nyusu ga dapet banyak, dia marah2 akibatnya lama2 reject dan begitulah, selepas 6 bulan.. setelah aku berjuang mati2an agar nicho terus nyusu walaupun ga bisa lepas dari bantuan suleng, berakirlah semua..
Ah, kami juga banyak punya cerita kompak, aku & suster, tapi aku tidak tahan setiap masalah ini terjadi. Kebelakangnya, entah apa yang akan terjadi, apakah suatu hari dia bener2 pergi karena bersitegang denganku entah untuk masalah apa, atau akhirnya dia pergi baik2 karena memang sudah tidak dibutuhkan lagi (nicho dah gede misalnya), aku ga tau. Yang pasti aku & bi sudah siap (suamiku, untungnya dia selalu lebih percaya padaku dalam semua hal.. mumumu), mungkin memang akan jadi susah mencari suster baru & mengajarinya lagi macam2, tapi jika itu yang harus terjadi, ya sudahlah.
Mungkin saja ada pendapat ini semua kesalahanku, seharusnya aku tidak bekerja, mengasuh anakku agar tidak seperti kisah2 parno di internet itu.. 'menjadi anak pembantu'. Membaca blog2 favoritku, banyak diantara mereka berhenti bekerja demi mengasuh sikecil atau pun bekerja dari rumah agar bisa selalu mengawasin si kecil. Tapi, hal2 seperti itu bukanlah hal yang mudah buatku untuk meniru, karena kami sudah melangkah ke depan, tidaklah mudah untuk berhenti ditengah2 :( ada banyak kewajiban yang sudah kami gulirkan.. Kadang, jika aku bosan dengan pekerjaanku, timbulah angan2.. seandainya aku bisa mengikuti kemanapun suamiku bekerja, sambil membawa poko2 kami yang lutju itu.. hidup di desa pun rasanya kami tetap bahagia :( Tapi, kayaknya lebih bahagia lagi kalau bi dipindahkan lagi saja ke jakarta!!! duer jeder2.. musnahlah mimpi2 fatamorganaku itu, dan tiba2 berpikiran liar, berharap bosnya bi berpikiran untuk mengembalikan bi ke jakarta!! Hidupku rasanya sangat bahagia & sempurna saat menikah bersama bi, apalagi kemudian memiliki poko2 yang lutju itu.. bahkan sampai hari ini pun aku merasa sebagai satu makhluk yang beruntung & bahagia.. tapi lebih bahagia lagi kalau bisa selalu bersama2 sekeluarga :( dasar maruk huhuhuhuhu.. tapi wajar kan???